Pengaturan pesawat Arrival dan Departure Untuk Efisiensi Terbang Dengan Metode Penerapan 5 Minute Separation Studi Kasus: Bandara Eltari Kupang

Authors

  • Dhiayu Handayantri
  • Imam Sonhaji Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
  • Dhian Supardam
  • Agung Wahyu Wicaksono
  • Muhammad Caesar Akbar

DOI:

https://doi.org/10.54147/snvp.v1i01.694

Keywords:

air traffic control, separation, Instrument Approach Procedure (IAP)

Abstract

Air Traffic Control memiliki tugas utama dalam mencegah tabrakan antar pesawat dan juga menjaga keteraturan arus lalu lintas penerbangan, namun seringkali masih terdapat pengaturan pesawat yang kurang efektif  seperti pesawat departure harus menunggu lama di holding point. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan model pengaturan pemisahan jarak (separation) untuk departure aircraft  dan arriving aircraft dengan menggunkan standar separation 5 menit. Penelitian lapangan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, studi literatur dan data diambil melalui observasi lapangan. Hasilnya adalah rata-rata waktu pesawat melakukan taxi antara 5 – 6 menit, dan waktu rata-rata  pesawat melaksanakan Instrument Approach Procedure (IAP) 5 menit sehingga separation 5 menit dapat terapkan. Kesimpulannya adalah pesawat departure dapat diijinkan untuk memulai pergerakan taxi ketika pesawat arrival memulai Instrument Approach Procedure (IAP).

Author Biography

Imam Sonhaji, Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

TES

Downloads

Published

2022-12-31