Peningkatan Pelayanan Lalu Lintas Penerbangan dengan Penentuan Perhitungan Expected Approach Time di Perum LPPNPI Cabang Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.54147/jobp.v2i01.798Kata Kunci:
ATC, EAT, Air Traffic ServicesAbstrak
Merupakan bandara penyokong bandara sekitarnya, Bandar Udara Tjilik Riwut harus meningkatkan dan memaksimalkan pelayana lalu lintas penerbangan nya. Salah satu pelayanan yang diberikan yaitu pemberian clearance yang salah satunya berisi informasi perkiraan waktu untuk melakukan approach atau expected approach time (EAT) dimana informasi ini merupakan informasi waktu kapan pesawat harus meninggalkan holding fix untuk memulai approach kepada pesawat yang mengalami penundaan dikarenakan memiliki waktu kedatangan yang berdekatan yang mana pemberian informasi ini belum termuat pada clearance yang diberikan kepada pesawat yang akan mendarat di Bandar Udara Tjilik Riwut. Keadaan ini dikhawatirkan akan membuat terganggunya pelayanan lalu lintas penerbangan dan kurangnya efisiensi dalam melakukan pelayan lalu lintas penerbangan. Oleh karena itu, penelitian ini menghasilkan perhitungan dari average time interval (ATI) dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif dimana perhitungan ATI berpengaruh terhadap penentuan dari EAT. Dengan ditentukannya ATI, para pelayan lalu lintas penerbangan dapat menentukan EAT kepada pesawat yang memiliki waktu estimasi kedatangan yang berdekatan yang mana pemberian EAT dapat berguna untuk mengatur sequence pesawat dan juga mengurangi load of communication. Selain itu, dalam situasi darurat seperti communication failure, penggunaan EAT dapat berguna dalam acuan pilot dalam menentukan waktu kapan harus melakukan approach.
Referensi
ICAO. (2016). Doc 4444 Air Traffic Management. In Air Traffic Management - Procedures for Air Navigation Services (Issue 16). OPSGROUP.pdf
ICAO. (2018). Doc 8168: Vol. I (Issue November).
Secretariat General. (2016). Annex 11 Environment (Issue July).
Bahrawi, A. (2021). Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Pemberian Expected Approach Time ( EAT ) pada Pesawat Arrival Berdasarkan Average Time Interval ( ATI ) di Bandara Sultan Thaha Jambi Provision of Expected Approach Time ( EAT ) on Arrival Aircraft Based on Avera. 4.
Falimu. (2017). Etika Komunikasi Pegawai Terhadap Pelayanan Penerbitan Pajak Bumi Dan Bangunan. Jurnal Komunikator, 9(1), 9–16.
Fatchiyah, L., & Ahyudanari, E. (2018). Analisis Dampak Delay Yang Terjadi Pada Runway, Apron Dan Ruang Udara Terhadap Operasional Pesawat (Studi Kasus: Bandara Internasional Juanda). Journal of Civil Engineering, 32(2), 40.
Gunantara, N. (2018). Teknik Optimasi. Telecomunication, 1(October), 97.
Jayusman, I., & Shavab, O. A. K. (2020). Aktivitas Belajar Mahasiswa Dengan Menggunakan Media Pembelajaran Learning Management System (Lms) Berbasis Edmodo Dalam Pembelajaran Sejarah. Jurnal Artefak, 7(1), 13.
Jurnal, A., & Kedirgantaraan, I. (2020). nyawa orang banyak menjadi beban dan tanggung jawab tersendiri bagi seorang Air Traffic Controller . 17(1).
Madhusudan, S. (2019). What are the SOPs (Standard Operating Procedures) and its benefits ? November, 1–4.
Mathematics, A. (2016). 済無No Title No Title No Title. 1–23.
Milah, R., Sonhaji, I., & Supriyanto. (2019). Kajian Standard Operating Procedure Terkait Pemberian Expected Approach Time Terhadap Kelancaran Dan Keselamatan Pelayanan Pemanduan Lalu Lintas Penerbangan Di Perum Lppnpi Cabang Tarakan. 1–8.
Munodawafa, D. (2008). Communication: Concepts, practice and challenges. Health Education Research, 23(3), 369–370.
Pavlin, S., ŽuŽić, M., & Pavičić, S. (2006). Runway occupancy time as element of runway capacity. Promet - Traffic - Traffico, 18(4), 293–299.
Potensia, J. I. (2020). Accepted: January 31. 5(1), 1–7.
Setyarini, C., & Ahyudanari, E. (2017). Analisis Pengaruh Pergeseran Runway Holding Position terhadap Runway Occupancy Time dan Runway Capacity (Studi Kasus: Bandar Udara Internasional Juanda). Warta Ardhia, 43(2), 105–116
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi





