Pengaruh Pancaran Radio Komunikasi Bali Radar Terhadap Pelayanan Lalu Lintas Penerbangan

Penulis

  • Muhammad Ihsan Taufiq Hidayatulloh. S Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
  • Nunuk Praptiningsih Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

DOI:

https://doi.org/10.54147/jobp.v1i02.800

Kata Kunci:

ATC, Komunikasi penerbangan, VHF, TIBA

Abstrak

Sistem komunikasi penerbangan merupakan suatu yang sangat penting bagi dunia penerbangan khususnya bagi pilot dan pemandu lalu lintas penerbangan. Sistem komunukasi pemandu lalu lintas penerbangan dan pilot harus memadai agar tercipta komunikasi yang baik dan dapat mencegah kesalah pahaman antara pilot dan pemandu lalu lintas penerbangan. Sedangkan, sistem komunikasi pada unit Bali Radar APP/TMA tidak dapat mencakup seluruh wilayah tanggung jawabnya dan dikhawatirkan akan mempengaruhi kualitas pelayanan lalu lintas penerbangan. Setelah berkordinasi dengan unit teknik, penulis menyarankan untuk memasang alat yang dapat memanjangkan sinyal radio frekuensi yang bernama VHF ER (extender range), dan khusus untuk wilayah utara gunung agung yang biasa dilewati oleh pesawat VFR dimana wilayah tersebut merupakan ruang udara kelas G, penulis menyarankan membuat frekuensi TIBA (Traffic Information Broadcast By Aircraft).

Diterbitkan

2024-01-31

Cara Mengutip

Hidayatulloh. S, M. I. T., & Praptiningsih, N. (2024). Pengaruh Pancaran Radio Komunikasi Bali Radar Terhadap Pelayanan Lalu Lintas Penerbangan. Jurnal Bisnis Dan Operasi Penerbangan, 1(02), 42–46. https://doi.org/10.54147/jobp.v1i02.800